Sabtu, 14 Januari 2012

apanih tau si reza

·         Aksi perampokan terjadi di Semarang, kali ini perampok spesialis nasabah bank dengan modus kempes ban. Seorang nasabah Bank BCA yang baru saja menarik uang tunai dirampok di jalanan. Dua pelakunya berhasil membawa kabur uang 196 juta rupiah milik korban. 

Nasabah Bank BCA yang menjadi korban aksi perampokan modus kempes ban ini adalah Bram Kuswara. Pria berusia 31 tahun warga Palebom Pedurungan Semarang ini mengalami nasib apes sesaat setelah menarik uang dari Bank BCA cabang Jalan Majapahit Semarang. Sejak keluar dari area parkir bank, dia merasakan ban kiri belakang mobilnya sedikit kempes. Namun dia tak menghiraukannya dan tetap melanjutkan perjalanan. Kurang lebih berjalan dua kilometer, dia merasakan bannya semakin kempes hingga memutuskan untuk berhenti hendak menambal ban sekalian makan siang. 

Tanpa diketahuinya, datang dua orang pelaku berboncengan sepeda motor yang membuka pintu mobil dan menggasak tas berisi uang 196 juta rupiah, yang baru diambil dari bank itu. Sejumlah saksi sempat melihat saat pelaku tancap gas berboncengan sepeda motor Satria merah ke arah kota. 

Polisi yang mendapat laporan segera datang kelokasi kejadian memeriksa mobil korban dan memintai keterangan sejumlah saksi. Di ban mobil korban masih tertancap ranjau paku yang diduga sengaja ditancapkan pelaku saat korban meninggalkan Bank BCA. 

Selain kehilangan uang 196 juta rupiah, sejumlah surat berharga milik korban yang terlanjur ikut dimasukan kedalam tas ikut lenyap. Surat - surat berharga itu diantaranya 2 BPKB kendaraan, buku rekening tabungan dan dokumen penting lainnya.




Jakarta - Dede (20) meninggal mendadak saat bermain game online di warnet yang terletak di kawasan Cipinang Kebembem, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Keluarga menolak jenazah Dede diautopsi karena meyakini kematian Dede dikarenakan penyakit jantung dan paru-paru.

"Keluarga menolak dilakukan autopsi. Mereka menyatakan kalau korban memang memiliki penyakit jantung dan paru-paru," kata Kapolsek Pulogadung, Kompol Ary Purwanto, Senin (5/12/2011). 

Ary mengatakan, tidak ditemukan 
tanda-tanda kekekerasan di tubuh Dede. Tanda-tanda bunuh diri juga tidak ada. "Tidak ada bekas luka lebam atau yang lain. Tanda dia bunuh diri juga tidak ada," imbuhnya. 

Sebelumnya Dede ditemukan tewas pada Minggu (4/12) pagi oleh seorang penjaga warnet. Dede awalnya main game online di warnet tersebut sejak Sabtu (3/12) malam. Awalnya penjaga warnet mengira Dede tertidur, namun saat dibangunkan Dede tidak juga bangun. Setelah diperiksa ternyata Dede sudah meninggal warnet itu.

orang ganteng

Jakarta - Dede (20) meninggal mendadak saat bermain game online di warnet yang terletak di kawasan Cipinang Kebembem, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Keluarga menolak jenazah Dede diautopsi karena meyakini kematian Dede dikarenakan penyakit jantung dan paru-paru.

"Keluarga menolak dilakukan autopsi. Mereka menyatakan kalau korban memang memiliki penyakit jantung dan paru-paru," kata Kapolsek Pulogadung, Kompol Ary Purwanto, Senin (5/12/2011). 

Ary mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekekerasan di tubuh Dede. Tanda-tanda bunuh diri juga tidak ada. "Tidak ada bekas luka lebam atau yang lain. Tanda dia bunuh diri juga tidak ada," imbuhnya. 

Sebelumnya Dede ditemukan tewas pada Minggu (4/12) pagi oleh seorang penjaga warnet. Dede awalnya main game online di warnet tersebut sejak Sabtu (3/12) malam. Awalnya penjaga warnet mengira Dede tertidur, namun saat dibangunkan Dede tidak juga bangun. Setelah diperiksa ternyata Dede sudah meninggal warnet itu.